“ MENOLAK DIAM, PELECEHAN SEKSUAL DIKAMPUS SEMAKIN MARAK”


Maraknya pelecehan yang terjadi di ruang lingkup pendidikan tinggi terutama Universitas Negeri Makassar menjadikan HMPS Pendidikan Ekonomi FE UNM Periode  2020-2021  untuk mengadakan kajian kontemporer dengan tema “Menolak Diam, Pelecehan Seksual Di Kampus Semakin Marak” yang dilaksanakan pada Selasa, 21 Desember 2021 di Pelataran Phinisi UNM.

Kajian menghadirkan  Mirayati Amin (dari YLBHI-LBH Makassar) dan Ayu Wisnu Wardani (Seruni Makassar)  sebagai pemateri dan dihadiri oleh pengurus HMPS Pend. Ekonomi FE UNM serta mahasiswa diluar kepengurusan.

Menanggapi hal tersebut, Nur Fajrinah selaku ketua bidang Riset dan Advokasi HMPS Pend. Ekonomi FE UNM Periode 2021-2022 merasa prihatin dengan kondisi kampus saat ini. “ Tujuan diadakannya kajian ini yankni untuk menambah pengetahuan terkait isu-isu pelecehan seksual dikampus sekaligus sebagai salah satu bentuk penyebarluasan isu,” ungkapnya.

Ia juga berharap agar Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 segera di implementasikan.

“Melihat maraknya  kasus pelecehan yang terjadi diperguruan tinggi khususnya pada Universitas Negeri Makassar, kita tidak bisa tinggal diam. Maka dari itu kami dari HMPS Pend. Ekonomi FE UNM meminta agar pihak kampus segera mengimplementasikan Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021 sehingga kemudian dapat segera menerbitkan SOP dan membentuk tim satuan tugas untuk mengawal kasus kekerasan seksual yang marak dikampus,” lanjutnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Mirayati Amin sebagai salah satu pemateri dalam kajian ini juga sepakat dengan hal tersebut.

” Kalau kampus belum bisa menciptakan ruang aman, maka ruang aman harus diciptakan oleh lingkungan sekitar,” tukasnya.








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapitalisme : Sebuah Modus Eksitensi

KAPITALISME DAN SOSIALISME

PERANAN ORGANISASI DALAM PENGEMBANGAN RELASI MAHASISWA